
Indah jinggamu berdiri dibalik bukkit itu
Mengiringi angkasa beku membiru
Tak hangat...tak pula dingin...
Merdu hewan malam bernyanyi riang
Dan kerlip lampu di kejauhan mata memandang
Riuh yang sepi damaikan kini
Tak mencerca...tak pula memaki...
Namun aku merenung esok yang tak pasti
Menari sebuah penantian tak berharap
Gemercik air dibelakangku...
Menenggelamkan akku dalam khayalan
Menghentikan semua senyuman dari sang rembulan
Dan menatap aku seorang diri....
