Sunyi tak berujung suara
Terlintas jerit kecil menunggu sentuhan
Menghabiskan setiap nafas diantara untaian air mata
Namun alam melihat angkuh...
Dan hanya gedung tua yang mendengar derai rintihanmu
Habis sudah tak beranggap...
Lelap sudah jiwa yang berlari...
Terhempas jua impian tak berarti...
Terdiam..dan hanya bisa terdiam...
Melihat setiap sudut penuh kehampaan
Dan terlipat senyum penuh kepedihan
Sunyi tak berujung tawa
takkan tercipta kata indah dibawah sayatan luka
Dan takkan hilang hingga terhapus waktu
Terlintas jerit kecil menunggu sentuhan
Menghabiskan setiap nafas diantara untaian air mata
Namun alam melihat angkuh...
Dan hanya gedung tua yang mendengar derai rintihanmu
Habis sudah tak beranggap...
Lelap sudah jiwa yang berlari...
Terhempas jua impian tak berarti...
Terdiam..dan hanya bisa terdiam...
Melihat setiap sudut penuh kehampaan
Dan terlipat senyum penuh kepedihan
Sunyi tak berujung tawa
takkan tercipta kata indah dibawah sayatan luka
Dan takkan hilang hingga terhapus waktu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar